Madrasah dan Motivator Pertamaku
Nama : Anita Wahyu Purbosari
Kelas : 1A PAI
NIM : 12001013
Biografi Orang yang Kusayangi
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Hay guys,apa kabar kalian?? Semoga baik-baik saja yaa. Sudah lama tidak berkunjung ke halaman blog ini,ya kami mengunjungi blog ini hanya untuk mengisi tugas-tugas kuliah jika disuruh,ya kalau tidak disuruh halaman blog ini bakal bersarang. Tapi Insyaallah selain tugas kuliah bakalan ada cerita-cerita masing-masing kami tertuang dalam halaman blog ini.
Perkenalan dulu kali ya,meskipun kalian sudah kenal aku hehehe. Perkenalkan namaku Anita Wahyu Purbosari lahir Pontianak, 26 Agustus 2002 dari keluarga yang bahagia,harmonis,asik,dan lain-lain. Aku dilahirkan dikeluarga yang sederhana namun nyaman untuk ditempati. Mereka mendidik dan menajarkanku sebuah keikhlasan dan cara bersyukur yang banyak.
Ohiya,disini aku ingin bercerita tentang orang-orang yang sangat aku sayangi,seorang motivator dan madrasah pertamaku setelahku dilahirkan didunia ini. Mereka adalah inspirasi ku. Mereka keluarga yang sangat berarti bagiku. Mereka yang selalu nyemangati aku untuk tidak mudah putus asa begitu saja.
Seorang ibu yang sangat banyak mengorbankan nyawa hanya demi anaknya lahir ke dunia ini,agar anaknya bisa melihat indahnya dunia yang diciptakan oleh sang pencipta alam semesta ini. Seorang ibu yang merelakan waktu istirahatnya untuk menjaga anaknya agar nyaman damai tidur. Seorang ibu yang tak pernah lelah melakukan apapun. Seorang ibu yang rela berbohong demi kebaikan anaknya,ia rela berbohong dengan mengatakan bahwa dia sudah makan padahal beliau sama sekali belum makan hanya agar anaknya bisa makan duluan. Ibu adalah pahlawan yang tak bisa dibalaskan oleh apapun.
Ada lagi pahlawan yang juga sangat aku sayangi yaitu bapakku. Bapak sama halnya dengan ibu yang rela berbohong untuk kebaikan anaknya. Bapak yang sebagai kepala keluarga yang bisa meluangkan waktunya untuk bermain dan mengajarkan anaknya agar pandai. Laki-laki yang pertama kali aku sayangi dan aku cintai adalah bapakku. Beliau banting tulang hanya untuk menafkahkan keluarga kecilnya.
Ada juga pahlawan yang aku sayang yaitu abangku,dia sama seperti bapak. Dia selalu ada jika aku melakukan kesalahan,dia selalu menjagaku. Aku sering berkelahi dengannya hanya masalah sepele,tapi kami tidak menimbulkan rasa benci apapun,kami saling sayang,dia orangnya kadang baik,kadang jahat,tapi aku tetap sayang abangku. Memiliki abang berasa aku mempunyai pelindung yang cakap dalam menjaga semata wayang nya ini,iya aku adalah adik perempuan satu-satunya yang ia miliki. Orang tua ku juga begitu menjagaku agar tidak kenapa-kenapa,karena aku adalah anak perempuan mereke yang disayangi.
Dan pahlawan berikutnya nenekku,beliau bekerja keras walaupun tinggal sendirian dikampung. Ibu selalu pulang kampung ketika sudah pulang kerja. Banyak orang mengatakan "ibumu gak capek toh?" aku hanya bisa tersenyum,kalau dijawab pun pasti jawabannya adalah "capek". Demi orang tuanya apapun pasti dilakukan.
Dan pahlawan satu lagi adalah orang tua angkatku, dimana yang laki-laki orang cina teman bapakku,dan yang perempuan adalah kakak sepupuku tapi beliau sudahku anggap jafi orang tua asliku. Dari bayi aku ditinggal kerja dengan ibu ku. Kakak sepupuku tidak pantang menyerah dan putus asa. Dia sabar merawatku,dari yang dulu aku sering sakit,dan berak-berak, sampai sekarang pun dia masih mau merawat ku.
Aku sangat bersyukur di kehidupan ku banyak sekali orang-orang yang memotivasi diriku. Yang paling aku kagumi adalah ibu ku,beliau orang yang sangat tangguh dan kuat dalam menghadapi cobaan apapun itu. Aku pernah dimarah oleh kedua orang tua ku,tapi aku sadar kemarahan mereka berdua adalah tanda kasih sayangnya untukku,tak hanya itu aku ingin jalan dengan teman mereka juga melarang,setelah dibujuk aku diizinkan keluar dengan batas waktu yang ditentukan. Jika aku pergi main dengan teman lewat batas waktu,aku ditelpon karena sudah malam,itu orang tua khawatir takut anaknya kenapa-kenapa,tapi aku tak pernah mengulangi lagi hal seperti itu,karna aku tahu khawatiran mereka jauh lebih besar dari yang kita rasakan.
Ketika aku sakit ibu yang selalu merawat dan menjagaku. Hal yang paling aku tidak suka adalah orang tuaku pembohong besar hanya demi anaknya. Mereka rela tidak tidur tidak apa hanya demi anaknya.
Madrasah pertamaku itu adalah ibu dan bapak ku,mereka mendidik aku menjadi gadis yang sangat disayangi semua orang. Mereka mengajarkan ku berjalan,berbicara,makan,bermain,belajar dengan sungguh-sungguh untuk mencapai cita-cita yang diinginkan anaknya sejak kecil.
Cita-cita ku di restui oleh orang tua ku,setiap niat yang aku miliki pasti mereka memberiku jalan agar aku bisa mencapainya,tapi dengan kepercayaan mereka aku tak boleh menyalah gunakan kepercayaan mereka,karena itu adalah hal yang sangat fatal bagi diriku,dan Allah pun tak akan mau memaafkan diriku. Kegiatan apapun yang aku ikuti selalu diberi kemudahan,selalu direstui,ya cuman satu tadi jangan pernah mempermainkan kepercayaan orang tua kalian. Karena mereka sudah menaruh kepercayaan yang begitu besar pada kalian,jadi jangan pernah sekali-kali membuat mereka tidak mempercayai mu lagi. Karena kepercayaan mereka adalah hadiah yang sangat besar untuk dijaga.
Kita harus bisa membanggakan mereka dengan cara terbaik kita. Kita balas budi kepada mereka yang telah merelakan waktu-waktu berharga mereka hanya untuk merawat kita hingga besar ini. Sekarang kita yang harus bergantian merawat mereka sama seperti mereka merawat kita dulu waktu masih kecil. Jasa-jasa mereka lah yang sangat besar diperjuangkan aku sangat-sangat kagum terutama ibu,entah sudah berapa kali aku bilang kagum kepada ibuku yang ini. Beliau benar-benar wanita pekerja keras tak tahu lagi,siang,sore,malam. Ibu hanya tidur 3-4 jam untuk istirahat nya,sedangkan kita bisa sepuasnya. Betapa besarnya pengorbanan ibu kepada keluarga yang dicintai dan disayanginya. Ingat lah teman kita harus berbakti kepada kedua orang tua,terutama kepada ibu yang telah melahirkan dan membesarkan mu dengan pengorbanan nyawa sekali pun. Jadi jangan pernah berkata-kata kasar kepadanya,bersikap sopan,nuruti perintahnya,dan surga ada dibawah telapak kaki ibu,murkanya Allah adalah murkanya orang tua. Jadi berbuat baik lah kalian kepada keduanya. Jangan pernah bilanh mereka suka marah-marah gak jelas dengan kalian,tapi percayalah kemarahna mereka itu adalah tanda kasih sayang yang sangat tulus,mereka tidak ingin kita kenapa-kenapa.
Mulai sekarang berbakti lah kepada ibu dan bapak kalian. Buat mereka bangga memiliki anak seperti kalian, buktikan bahwa pengorbanan mereka tak sia-sia,hasil kerja keras mereka tak dia usia. Mereka ingin melihat kita sampai sukses,sampai impian kita terwujud dengan sempurna. Ingat berbakti kepada orang tua hal yang wajib kita taati,banyak pahala yang menunggu kalian jika kalian berbakti dan patuh kepada kedua orang tuanya.
Sudah tak mampu ingin menceritakan perjuangan-perjuangan mereka sampai dimana dititik aku sudah menjadi mahasiswa dengan kampus impianku.
Sekian dari saya,kalau ada kata yang berkenan tak enak mohon dimaafkan
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh